Tata Cara Shalat Hajat

Assalamualaikum Warrohmatullahi wabarokaatu. Segala puji bagi Allah yang memiliki sekalian alam. Dengan puji-pujian yang lengkap meliputi akan nikmatNya serta menambahkan karuniaNya Semoga sholawat dan salam yang sempurna atas Junjungan kita Nabi Muhammad S.a.w dan semoga para keluarga dan sahabatnya sekalian serta yang mengikuti syariatnya sampai pada hari kemudian.

Ketahuilah Sesungguhnya nikmat / pemberian Allah yang paling besar kepada umat manusia adalah nikmat islam dan nikmat iman, karena kedua nikmat itu Allah jadikan sebab manusia bisa masuk surga yang kekal didalamnya, selamat dari siksa api neraka dengan lantaran kita taat beribadah kepada Allah Ta’ala, artinya tanpa IMAN dan ISLAM orang tidak berhak masuk surga.

Dalam kesempatan ini saya akan menuliskan Tata Cara Sholat Hajat semoga bermanfaat bagi kita semua khususNya bagi yang belum paham akan Tata Cara Sholat Hajat.

Adapaun arti dari Hajat adalah Niat atau Keperluan atau keinginan. Kiat sebagai manusia pasti kita mempunyai hajat baik hajat duniawi maupun ukhrowi (akherat) dimana Hajat atau niat tersebut tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan sendiri dan ada saatnya manusia perlu bantuan atau pertolongan orang dan Allah SWT agar tercapai hajatnya tersebut.

Oleh karena itu disamping kita harus ikhtiar kita juga dianjurkan untuk meminta bantuan dan pertolongan dari tuhan kita, yaitu Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang sebagaimana firman Allah dalam surat Albaqoroh ayat 45 yaitu :

Artinya :
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu, (QS. 2:45)

Adapun tata cara sholat hajat ada beberapa macam cara, ada yang dua rekaat dan ada yang dua belas rekaat untuk pembahasan ini kami mengambil keterangan Imam Ghozali antara lain : Barang siapa mempunyai suatu hajat atau keperluan, bail soal agama atau soal dunia tat kala ia mendapat kesulitan, hendaklah ia melakukan sholat hajat.

Wahab Ibnul Ward Yang artinya :

Diantara yang tidak ditolak kembali ialah sembahyang 12 rokaat. Dibaca tiap-tiap rakaat ba’da fatihah, yaitu ayatul kursi, dan qulhu. Maka bila selesai sembahyang sesudah salam lalu sujud sekali sujud, maka didalam sujud ini, lalu membca tasbih 10 kali, sholawat 10 kali dan doa sepuluh kali. kemudian berdo’a memohon sesuatu yang menjadi hajatnya. Pada intinya sholat hajad itu dilaksanakan dua rakaat samapi dengan 12 rokaat, dengan tiap-tiap dua rakaat satu salam.

Cara Pelaksanaannya sebagai berikutnya :

1. Jika anda mau melakukan sholat pertama-tama anda berwudhu dengan tertib serta khusuk, kemudian berpakaian rapi dan kita mesti ingat kita mau menghadap Allah Swt.
2. Kemudian setelah anda berdiri dengan tenang, ingat akan kebesaran Tuhan, hilangkan ingatan anda kepada yang lain.
3. Lalu baca niat sebagai berikut : Usholli sunnatal haajati rok’ataini lillahi ta’aala Allahu Akbar
4. Baca doa Iftitah :

5. Kemudian Baca Surat Alfatihah

6. Kemudian membaca Ayat kursi

7. Kemudia baca Surat Al Ikhlas

8. Selanjutnya Rukuk dan seterusnya seperti sholat fardu biasa
9. dan pada rokaat yang kedua kita lakukan seperti pada rokaat pertama tadi.
10. Kemudian setelah salam membaca Istighfat 100 kali (Sunah)
11. lalu baca Sholawat Nabi (Salah Satunya) yaitu Allahumma Sholli Alaa Sayyidinaa Muhammaddin wa’ alaa aali sayyidinaa muhammad
12. Kemudian baca do’a sebagai berikit :


13. Kemudian bersujud sambil membca tasbih sebanyak 10 kali lalu membaca sholawt 10 kali kemudian membaca doa spu jagad sebanyak 10 kali


14. Kemudian berdoalah memohon apa yang dimaksud, sambil bersujud kepada allah dan perbanyaklah membaca Laa ilaaha illa anta subhaanka innii kuntu minazh zhoolimin.

Sholat hajat ini sebaiknya dilaksanakan semalam sampai dengan tiga malam atau tujuh malam, tergantung pada pentingnya serta sulit maksud kita ini, dan Insya Allah hajat kita akan terkabul. Sholat hajat ini boleh dilakukan dua rakaat saja, terserah kita.

Demikian uraian singkat tata cara sholat hajat semoga bermanfaat bagi kita semua, dan semoga hajat kita akan terkabulkan amin amin amin yarobal alamin.

Diamabil dari beberapa sumber yaitu bukunya RIJAL RUSDI

Sumber : ( ukuwahislamiah.blogspot.com )

Sedikit modifikasi 😀